Thursday, October 11, 2007

Memanfaatkan limbah daun (1)

Karena rutin paginya menyapu halaman rumah eyang, Aruna menjadi sangat terbiasa dengan sampah daun yang dikumpulkan eyang. Aruna belajar bagaimana sampah tersebut dikumpulkan dan dijadikan kompos.

Namun limbah daun ternyata juga bisa untuk media belajar berimajinasi. Ini dia karya pertama Aruna, kolase pohon dari daun kering. Daun-daun kering tadi dilap (soalnya habis hujan), terus ditempelkan di kertas yang sudah diberi gambar batang pohon dengan isolasi.


Wednesday, October 03, 2007

Kegiatan bareng Eyang Kakung

Apa saja kegiatan Aruna di Pontianak bersama Eyang Kakungnya? Lumayan banyaklah, soalnya eyang kakung juga banyak kegiatannya sih, nurun ke cucunya, sibuk terus bekerja :). Iya, eyang kakung di rumah membuka warung kesehatan, alias menjual obat-obat herbal buatan sendiri juga terapi dengan alat mps dan refleksi. Wah lumayan sibuk kalau lagi ramai pasiennya. Selain itu eyang juga memelihara ayam kampung dan ikan, juga menanam sayur-sayuran. Kalau yang ini hanya untuk konsumsi sendiri.

Tapi disela-sela kesibukan eyang kakung, eyang juga senang bermain dengan Aruna, ya sambil bermain ya sambil juga bekerja, seperti tanam-tanam sayuran sawi bareng, petik-petik daun obat-obatan, kasih makan ikan dan ayam atau menyusun jamu.


Terkadang juga bersama aruna, eyang kakung membantu ibu atau eyang muti, memasak di dapur.

Yang rutin lainnya adalah setiap pagi setelah Aruna dan adik Nara jalan pagi bareng eyang muti, Aruna menyapu halaman depan bareng eyang kakung atau eyang muti.

Sunday, September 30, 2007

Menikmati bulan purnama bersama

Malam-malam, Aruna dan eyang menikmati bulan purnama. Aruna belajar bahwa bulan purnama adalah salah satu peristiwa alam juga yang indah untuk dinikmati:) Aruna belajar bahwa ada yang menciptakan bulan dan bintang, pelangi yaitu Tuhan Yang Agung. Ibu mengajak Aruna untuk menikmati, mengantarkannya mengagumi ciptaan Tuhan yang ada. Tampaknya Aruna benar-benar menikmati malam itu, tak hanya si bulan tetapi juga kebersamaan bersama eyangnya :)

Thursday, September 27, 2007

Hari-hari pertama di Pontianak

Sesampainya di Pontianak, Aruna senang sekali karena rumah eyang luas dan berasa longgaaar sekali :), soalnya rumah yang di Manchester, super imut ya, Na!
Bertemu untuk kedua kalinya dengan eyang kakung (yang pertama waktu Aruna masih 2 bulan), Aruna sudah langsung nempel aja :),

Penyesuaian disana-sini juga dialami oleh Aruna. Antara lain dengan orang yang tinggal serumah seperti eyang kung dan om Hendy. Dulunya sih malu-malu sama om Hendy, tapi sekarang suka cari2 perhatian sama omnya :)

Banyaknya saudara2 lain yang datang juga membuat Aruna belajar mengembangkan kemampuan intrapersonalnya, bagaimana memulai interaksi dengan orang-orang baru seperti mengajak mereka ngobrol, walaupun bahasa Indonesianya sendiri masih belum terlalu jelas (malah dikira ngomong Cina sama mbak Lani saking cepetnya ngomong), mengajak main bersama, mengenal nama dan mengingat nama satu-persatu, dan mengenal nama-nama anggota sebuah keluarga.

Penyesuaian dengan cuaca juga harus dialami. Untunglah Aruna tidak mengalami sakit flu atau apa menghadapi perubahan cuaca. Namun yang menjadi masalah, ternyata Aruna mengalami alergi nyamuk. Kasihan juga Aruna, kalau digigit sedikit aja, merah dan bisa bengkak di sekitarnya, bahkan pernah sampai telapak kakinya bengkak dan kaku sekali, hingga untuk berjalan jadi terasa kurang nyaman. Dan setiap harinya Aruna harus sering-sering diolesi minyak serai, minyak tawon di sekujur tubuhnya :( dan makan makanan yang banyak mengandung anti-histamine dan anti-inflamatory, seperti sup ayam, kacang2an, sayuran yang banyak dan ikan. Sempat juga dimandiin jamu2an yang mengandung brotowali, sebab Aruna masih belum mau diminumi jamu, kalau udah digodokin mesti lari dulu :)
Jadinya ibunya yang minum, soalnya penyakitnya sama....hahahaha, turunan ternyata nak'e..maap ya :(

Walaupun badannya 'babak belur' begitu, dilarang dulu maen di kebun atau di deket kolam tidak digubrisnya. Maunya emang maennya ke semak-semak begitu, padahal nyamuk kebun itu paling ganas kalau menggigit :(

Sunday, September 16, 2007

Bertemu dengan saudara-saudara

Begitu mendarat di Jakarta, kami dijemput bude Diana dan pakde Agung ke Bekasi. Disana tinggal juga mas Dimas. Wah Aruna senang sekali dengan Dimas karena Dimas sudah bisa diajak berkomunikasi atau setidaknya kalau diajak guyon Aruna sudah bisa ketawa walaupun usianya juga baru 4,5 bulan.

Selama di Jakarta, Aruna juga dikunjungi saudara-saudara yang lain seperti keluarga pakde Supri yang ada mbak Tasya dan mas Glendy, keluarga bude Luki dengan mbak Nika dan mbak Lulu-nya, dan keluarga bude Ari ada mas Daffa dan mas Fais, ada pula eyang bude Cipete. Wah senangnya Aruna bisa bertemu dengan mereka semua. Dan walaupun baru pertama kali bertemu, Aruna sudah langsung terlihat akrab bermain bersama mereka, entah gambar-gambar, membaca, atau maen bouncing kasur.

Namanya juga sodara, begitu ketemu, langsung 'connect' kali ya:)


Thursday, September 13, 2007

Transportasi 2: Terbang ke Indonesia

Tanggal 10 September, Aruna terbang ke Indonesia dan menghabiskan selama 20 jam perjalanan bersama ibu, eyang dan adik Nara menuju Jakarta. Di airport, Aruna menyempatkan diri melihat lebih dekat bagaimana bentuk pesawat ssungguhnya dan melihat bagaimana persiapan para kru sebelum pesawat terbang. Aruna juga mengenal kata pilot dan pramugari sebagai salah satu jenis pekerjaan.

Selama perjalanan, Aruna lumayan membantu. Hanya saja ketika di Abu Dhabi, ketika itu kami harus menunggu transit selama 5 jam, padahal itu adalah jamnya Aruna untuk tidur.

Ibu dan eyang harus 'bekerja keras' membuat Aruna tetap melek. Bukan pekerjaan yang ringan tentu saja, karena itu berarti harus membawanya Aruna berjalan2 di dalam bandara, sementara ibu dan eyang juga lelah bergantian membawa Nara. Namun begitu di dalam pesawat yang membawa kami ke Jakarta, Aruna langsung puleesss...lessss boboknya sampai di Jakarta!

Friday, September 07, 2007

Perpisahan (untuk sementara)


Karena kami akan meninggalkan teman-teman di Manchester, untuk waktu yang cukup lama (tulisan ini dibuat ketika sudah ada kepastian kami akan kembali ke Manchester menemani ayah bekerja lagi disana untuk beberapa waktu), maka ibu dan Aruna pamit kepada semua teman-teman di Toy Library, di Parents and Toddler Group, dan juga teman2 maen Aruna yang lain. Bahkan teman-teman ayah dan ibu juga membuat pesta perpisahan di tempatnya bapak tua, wah kami bersyukur sekali karena memiliki teman-teman sebaik mereka. Sedih juga waktu kami pamitan. Namun Aruna belum terlalu mengerti benar, apa arti pamitan ini, namun jelas terlihat Aruna bisa merasakannya...dan ibu tetap berusaha menjelaskannya sesederhana mungkin. Yah, mudah2an dalam waktu dekat (setidaknya setengah tahun ke depan), kami bisa bertemu kembali dengan teman-teman semua yang baik kepada kami selama ini.

dengan teman-teman di Toy Library


dengan teman-teman dolan lainnya


dengan sahabat terdekatnya, inta

Saturday, August 25, 2007

Transportasi 1: Naik kereta api ke London


Untuk keperluan mudik, Aruna dan adik Nara perlu membuat paspor baru. Jadilah kami sekeluarga berangkat ke London dan tinggal selama 2 hari disana. Berangkat hari Selasa siang (21/8) dan kembali Kamis (23/8). Kami berangkat dengan naik kereta, yang disebut Aruna sebagai 'sussah payaaah'.
Loh kok bisa? Ya ini karena dulu bapak tua pernah bergurau kalau bunyi kereta itu,"'suuussaah paayaah...suuusaaah paayaah cari duuuit!!!!". Makanya sampai sekarang Aruna sering menyebut kereta api itu, 'suusah payah' :)

Aruna menikmati sekali perjalanan kali ini. Sepanjang jalan dia menyebut hewan ternak, atau bangunan atau apa saja yang menarik perhatiannya. Tapi itu ngga berlangsung lama karena Aruna langsung ketiduran bareng eyang muti. Sekarang Aruna tahu kalau mau pergi-pergi jauh, kita bisa menggunakan kereta api sebagai alat transportasinya.

Di London, kami menginap di hostel. Di hostel ini, Aruna terlihat 'excited' karena kamar
mandinya diatas, jadi kudu naik tangga walaupun ngga banyak siy anak tangganya dan ruang makannya di bassement (kudu turun tangga juga :) wah sip, kata Aruna!).

Hari pertama pun kita lewati dengan makan malam bersama bude Adhiek dan pakde Armin di restoran Cina. Karena laper, Aruna langsung aja maen serbu makanan pesanan bude Adhiek.

Hari kedua, seharian kami di Kedutaan mengurus pembuatan paspor untuk Aruna dan Nara.

Hari ketiga, nah ini dia! Ditemani bude Adhiek, kita seharian muterin pusat wisata di London, seperti Chatedral, Big Ben, sungai Thames , National Museum,dll, padahal hari itu hujan lumayan deras sepanjang perjalanan. Dan kami lebih banyak berjalan kaki daripada naik bis. Aruna sendiri lebih senang berjalan juga ketimbang naik pushchair-nya :)

Hari keempat kita pulang nyempetin juga sebelum pulang, nganterin eyang pamit ke tempat tinggalnya Ratu Elizabeth a.k.a Buckingham Palace :)

Friday, August 24, 2007

Mudik, mang!!!

Aruna bersama ibu dan adik serta eyang akan pulang ke Indonesia. Mudik kali ini pastinya akan lama karena berbagai pertimbangan dari ayah dan ibu. Aruna senang sekali ketika diberitahu bahwa Aruna akan pergi ke Pontianak, ke tempat Eyang muti. Apalagi ketika Eyang muti bercerita kalau disana Aruna bisa memberi makan ayam, ikan, bermain pasir, petik-petik bunga dan buah dan masih banyak lagi cerita eyang yang membuat Aruna sering berandai-andai seandainya dia tiba disana.

Kerena persiapan mudik juga dibarengkan dengan persiapan pindahan rumah, setidaknya ayah akan sementara tinggal sampai mendapat rumah baru, ibu pun sekalian melakukan 'packing' untuk mudik dan pindahan. Kebayang sekali kegiatan packing itu kayak apa...dari memilah barang yang masih bisa dipakai atau tidak, dibawa mudik atau masukkan kotak, pemberian label, dll. Aruna pun tak mau kalah hebohnya. Dia juga sibuk memilah buku dan mainan yang dimasukkan kotak atau koper yang akan dibawa ke Indonesia. Tapi kegiatan yang paling Aruna suka adalah memasukkan barang ke kotak, menutup dan memberi isolasi yang dia gunting sendiri.... dan hasilnya... kadang lebih banyak isolasi yang "tidak pada tempatnya" :)

Sunday, August 12, 2007

Jadi mommy (dan adik Nara)!




Aruna pengen bisa kayak mommy-nya yang menggendong adik Nara. Jadinya boneka kesayangannya pun digendong pakai kain dan dinina bobokan. Persis mommynya....:)
Tapi liat ini, ada juga yang pengen digendong kayak adik Nara?

Walah si Aruna !!!!

Thursday, August 02, 2007

Belajar membuat selai blackberry


setelah memanen blackberry bersama eyang di belakang rumah, aruna membantu ibu dan eyang belajar membuat blackberry jam! sambil membuatnya, aruna sekaligus belajar mengenal pewarna ungu dari bahan alami yang edible pula ...yum..yum...:)
aruna pun sambil 'dulat-dulit' bikinnya hehehe...

Monday, July 30, 2007

ke fun-fair

(ini yang ngeblog ayahnya - bisa jadi akan dikoreksi ibunya :-))

aruna, eyang putri, dan ayah pergi ke fun-fair di taman plattfield dekat rumah satu hari di bulan juli kemarin (wah, tepatnya kapan ya bu? lupa .. :-() sementara ibu dan dik nara tinggal di rumah. walau capek berkeliling tapi aruna kelihatan senang dan menikmati 4 jam di fun-fair itu.

pertama-tama aruna naik kursi-terbang bareng eyangnya (soalnya mau bareng ayah, takut kalau kursinya jebol mengingat ukuran tubuh ayah :-)). sementara eyangnya pusing, arunanya malah senang terkekeh-kekeh ...
habis itu dia lapar dan minta jagung bakar ... jadilah dia menghabiskan setengah jagung bakar india ukuran raksasa.
habis makan, nampaknya aruna punya energi lagi. dia lalu main trampoline. walau yang main di sekitarnya anak-anak yang lebih gede, dia cuek saja. jatah waktu 5 menit dia habiskan dengan penuh ceria. (sayang ayah ndak ambil gambarnya).

habis trampoline, inta, sahabat baik aruna, dan mama alma serta tante octa bergabung. jadilah aruna dan inta main bareng.
mereka enjoy naik semacam mobil-mobilan (entah apa namanya mainan ini) ...
... lalu naik mangkuk-gasing (spinning bowl)
dan ayunan (sayang ayah juga ndak ambil gambarnya -- mau minta dari mama alma, ah. dan diupdate nanti).

habis itu, teler-lah mereka berdua (dan juga para pengantarnya: eyang putri, mama alma, tante octa dan ayah). tante octa mentraktir aruna dan inta makan faluda (es teler india, isinya selasih, semacam cendol, es krim kulfi, susu dan sirup vanilla merah) -- dan semuanya istirahat sebentar.
dan serius sekali aruna makan faluda-nya ...

so, hari itu aruna kelihatan bahagia banget deh. waktu ditanya, "how was it, aruna", dia dengan wajah berbinar-binar bilang "great, ayah!".

ok, next time kita jalan-jalan lagi, ya!

ps. habis ayah laporan sama ibu, ayah malah 'dimarahi' ibu karena "memanjakan" aruna dengan membelikan semua yang dia minta. ups ... maap deh bu .. kan masih belajar jadi ayah .. :-p

Wednesday, July 25, 2007

oooh nurse nancy!!!!

ibu midwife yang biasa memeriksa ibu telah berhasil memikat hati aruna. jadilah dia bermain peran sebagai midwife.



Thursday, July 19, 2007

Belajar musik lewat film musikal


Doe, a deer a female deer

Ray, a drop of golden sun

Me, a name I call myself

Far, a long long way to run

Sew, a needle pulling thread

La, a note to follow so

Tea, a drink with jam and bread,

that will bring us back to doe

Lagu ini kini menjadi lagu kesayangan Aruna.

Sejak ibu melahirkan adik Nara, tentu saja kerepotan di rumah agak meningkat walaupun sudah dibantu eyang. Untuk jadwal bermain Aruna ke luar rumah, jadi tidak setiap hari ibu bawa aruna ke play groupnya. Kalau kecapekan dan repot, ya kita bermain di rumah saja. Tetap dengan gambar2nya, maen masak2an atau maen apa saja yang dia sedang ingin Aruna mainkan, karena ibu juga masih meminjam mainan dari Toy Library dan bacaan dari Library. Aruna sendiri juga mau tak mau harus terbiasa dengan situasi baru ini dan tampaknya Aruna mulai bisa menerima.

Cuma ya selain juga membantu mengerjakan berbagai pekerjaan rumah yang bisa melibatkan Aruna, Aruna jadi lebih banyak menonton TV sebagai selingan kegiatan. Entah untung entah malang, dengan kondisi yang ada, yang jelas, tetap dimaksimalkan proses Aruna untuk bermain dan belajar, belajar apa saja :)

Apa saja yang kini banyak ditonton Aruna? Selain menonton program Cbeebies, UK History dan acara TV lain yang masih layak ditonton aruna, ibu juga jadi sering memberi tontonan DVD. Berhubung aruna tidak menyukai film kartun, makanya ibu mencari2 DVD yang disenengi, kayak seri Little House on The Prairie, dan seri Brilliant Baby (kayak DVD edukasi) juga film-film musikal, seperti Sound of Music, Mary Poppins, dll. Banyak hal tampaknya memang dipelajari Aruna melalui film-film tersebut misalnya dengan mengingat nama tokoh, menceritakan apa yang terjadi di film, melihat berbagai hal baru dari film. Biasanya ibu atau eyang atau ayah yang mengajaknya untuk berbincang-bincang tentang apa saja yang baru dilihatnya

Satu film musikal yang sangat disukai Aruna adalah Sound of Music. Aruna banyak belajar melalui lagu-lagu yang ada, termasuk menghafal lagu, belajar notasi dan menyanyi.

Di film tersebut memang diajarkan sekaligus hal-hal tersebut dengan alur cerita dan pengambilan gambar yang indah. Tentunya hal ini sangat menyenangkan bagi Aruna ketika mencoba menyanyikan lagu2 yang ada :) Selain itu dia juga sering bermain peran menjadi suster, menjadi Maria waktu di pernikahannya atau menjadi anak-anak Captain Von Trapp yang berlari kesana-sini mengikuti gaya mereka waktu belajar menyanyi.

Dancing rok? Thank you adik Nara!




Ini adalah kado pemberian adik Nara. Aruna memang selalu ingin punya baju untuk menari. Berbagai gerakan tarian sering dilihatnya di acara Baby Ball Room, sebuah kontes menari untuk anak-anak. Aruna kerap mendengar dan mencoba meniru gerakan waltz, tango, dll. Eyang dan ibu yang biasa menjadi patner menarinya, Tapi khusus untuk gerakan yang mengangkat Aruna, ibu serahkan kepada eyang :) soalnya ibu khan belum booleh angkat yang berat-berat sedangkan Aruna sudah 15 kg! hehehe...lumayan berat khan...:)

seputar kelahiran adik nara



Akhirnya yang ditunggu-tunggu datang jua…

Aruna kini memiliki seorang adik, Nara, namanya. Lengkapnya Linggar Nara Sindhunata.

Selama proses kelahiran adik Nara, Aruna tinggal di rumah sama eyang. Ibu menginap satu malam di rumah sakit dan besok siangnya sudah pulang. Walaupun sudah dipesenin supaya ngga nangis, dan Aruna dengan gagah berani mengatakan tidak menangis, waktu malamnya Aruna tetep aja nangis-nangis cari mommy-nya. Iyalah nduk, mommy aja juga kangen sekali malam itu. Lah wong itulah kali pertama kita tidak tidur bersama ya…

Ibu tak lupa memberi pesan di kamera ayah agar Aruna bisa melihat mommy dan adiknya sebelum bobok. Karena masih menunggu dokter yang memeriksa ibu, kalau besok ternyata ibu belum boleh pulang, rencananya Aruna akan menengok ibu dan adik Nara di rumah sakit saat jam besuk sore hari. Kata ayah, Aruna senang ketika akan diajak pergi menengok mommy di rumah sakit.

Tapi ternyata ibu sudah boleh pulang besok siangnya. Saat pulang dari rumah sakit, Aruna sedang tidur siang. Jadinya waktu Aruna bangun dan ngelihat mommy-nya, tangisnya langsung pecah dan meluk mommy kuat sekali sambil minta mimik susu. Langsung saja ibu kasih untuk menenangkannya. Sambil mimik susu, ibu dan ayah bilang kalau Aruna kini sudah punya adik Nara. Dan inilah kali terakhir aruna minum ASI ibunya, soalnya begitu liat ada adik Naranya, dia berhenti dan liat adiknya dengan senyum-senyum.

Ayah dan ibu juga membawakan kado yang kami katakan kalau itu adalah kado dari adik Nara untuk kakak Aruna. Waktu dikasih kado dari adiknya itu, dia pun belum terlalu peduli, karena masih sibuk liat adiknya sambil bilang, “ini adik Nara!” berulang-ulang.

Setelah itu Aruna ibu tawarin lagi buat nerusin mimik susunya. Eh ternyata Aruna bilang, mimik susunya untuk adik Nara. Betapa bangganya ibu padamu Aruna karena Aruna mau memberikan sesuatu yang paling berharga untuk adik Nara. Bahkan sebelumnya ibu sendiri memang sudah siap juga kalau harus menyusui tandem Aruna-Nara, setidaknya untuk siang hari, karena kalau malam adik Nara khan masih bobok sama ibu sedangkan Aruna tidurnya sama ayah.

Aruna selama hari-hari pertama, lumayan membantu. Biasanya heboh untuk mengambilkan popok dan kapas kalau adik nara pipis. Atau menaruh popok kotor ke dalam ember biru di kamar mandi, atau memasukkan kapas baru ke dalam tempatnya.

Cuma memang setelah beberapa minggu, mulai deh rada-rada jahilnya Aruna keluar. Mungkin karena biar bagaimanapun perhatian ibu agak tersedot ke adiknya di minggu-minggu pertama dan rutinnya Aruna sedikit banyak juga mengalami perubahan disana-sini, seperti membaca sebelum tidur harus disambi menyusui juga, padahal Aruna selalu ,maunya kalau membaca semua fokus di dia dan bacaannya .

Jadinya Aruna kadang mulai cari-cari perhatian terus. Mulai dari minta gendong juga, minta suap terus sampai mulai gangguin adiknya, misalnya kalau adiknya mau tidur malah dibangunin buat diajak maen. Kalau ibu mau pijat adiknya, malah dia duluan yang buka baju minta dipijat.

Yah mudah-mudahan dengan segala perubahan ini, Aruna segera bisa menyesuaikan diri dan tetep senang dengan kehadiran adik Naranya.

Tuesday, July 17, 2007

berkegiatan bersama eyang


sekarang, kalo aruna berkegiatan ke museum, perginya selalu ditemani eyang juga. seru juga melihat aruna mencoba bercerita pada eyang tentang isi museum seperti burung, binatang melata, binatang hutan dll dengan bahasanya yang ngga jelas, tapi gayanya kayak yang punya museum aja :)
aruna mengikuti kegiatan 'magic carpet', mendengarkan cerita dan mengerjakan PR dari ibu ellen bersama eyang juga.

selain ke museum, eyang juga menemani aruna berkegiatan di Toy Library. eyang yang bantu menjaga aruna bermain sepeda, maen air, maen pasir.
hmmm, makin akrab dan kompak aja nih pasangan cucu-nenek :)


Monday, July 16, 2007

Belajar mengoles roti

Ini biasanya dikerjakan oleh ibu. Tapi sekarang aruna mau belajar mengoles sendiri.

Saturday, July 14, 2007

Mengenal nama-nama negara

Dari magnet yang menempel di kulkas, aruna belajar mengenal nama-nama negara. Belum terlalu banyak memang, karena itu cuma magnet yang bisa dibeli ayah waktu bepergian ke negara yang pernah dikunjungi. Bersama eyang, aruna minta main tebak-tebakan, maksute aruna menunjuk magnetnya, eyang yang menyebutkan dari negara mana ;)

Friday, July 13, 2007

Membuat bulan dan bintang untuk Nara

Aruna sedang belajar tentang bentuk bulan dan bintang. Ini dia bentuk yang dipelajari yaitu bentuk sabit /cresent dan bentuk bintang/star. Yang membentuk bulan dan bintangnya ya ibu, Aruna membantu melekatkan kertas aluminiumnya ke bulan dan bintangnya tersebut. Ibu kemudian membuatnya menjadi sebuah mainan gantungan.

Bulan dan bintangnya digantung di kamar, buat dik Nara katanya…

Kalau malam pas cerah, Aruna ditemani eyang menikmati pemandangan bulan sambil menyanyikan lagu baru yang diajarkan eyang :

Bulan bulan di langit

Mengapa kau sendiri

Mari turun ke bumi

Bermain bersama kami

Sunday, July 08, 2007

Menonton boneka panggung


Ini kali pertama Aruna menonton boneka panggung. Kami diundang sama ibu Ruth dan ibu Anne, mommynya Didy dan Tammy. Ceritanya mengalir dalam 5 lagu yang dibawakan oleh boneka-boneka ini yaitu tentang mengalami kasih Tuhan dalam sedih dan senang. Aruna pertamanya senang menontonnya, karena lagu-lagu yang dibawakan lagu yang riang dan gembira, namun pada saat pertengahan pertunjukan, ketika ada lagu yang bercerita tentang anak yang jahat, aruna menangis dan minta keluar. Ya wislah, memang suaranya kelihatan sangar dan keras sekali, jadinya daripada Aruna menjadi tambah takut, ibu bawa Aruna keluar ruangan. Setelah acara selesai, ada snack sore dan semua undangan boleh menikmati. Aruna tak lupa menikmati juga walaupun makannya cuma spring roll buatan ibu. Aruna ditemani Eyang bermain di taman belakang bersama anak-anak yang lain. Senangnya sore itu Aruna mendapat pengalaman baru menonton boneka panggung.

Friday, July 06, 2007

Ikutan nesting yuuuk...:)

mungkin karena udah deket hari Hnya (maksute mau lahiran), ibu mulai sering bersih-bersih rumah. iya, istilahnya ibu mengikuti nesting instinct. kalau debuan dikit aja di dalam rumah, udah langsung deh dilapin. nah yang gak mau ketinggalan ya aruna tentunya :)

liat mommy-nya beberes, dianya juga ikutan. dari bersihin mejanya sendiri sampai ikutan menebas rumput dan semak di halaman belakang. wah lumayanlah ada yang nemenin bersih-bersihJ

Tuesday, July 03, 2007

Membuat wayang ikan mas

Aruna membuat wayang ikan-ikanan. Kata Aruna, ini ikan mas, seperti yang biasa dilihat di Rusholme Children Centre. Caranya mudah, hanya dengan membentuk gambar ikan pada piring kertas bekas, kemudian Aruna menghiasnya sendiri.
Kalau malam, lampu dimatikan Aruna bermain wayangan dengan ikannya ini, tapi bukan ikan emas lagi, katanya, ini ikan hitam :)