Showing posts with label play. Show all posts
Showing posts with label play. Show all posts

Monday, February 09, 2009

Sunday, February 01, 2009

Chinese New Year 7: Making friends

Aruna berkesempatan berkenalan dengan seorang 'blasteran' Cina-Inggris, bernama Lucia. Modalnya pake homemade cake almond....hehehe

Wednesday, January 28, 2009

Birdwatching extra: playing in the puddle?...DIRT IS GOOD, baby!!!!





Kesempatan birdwatching di Platt Fields kemarin bener-bener dimanfaatkan oleh Aruna dan Nara sekalian untuk bermain lumpur di tanah becek. Kedengarannya seru ya... iya bangetlah! Mereka main pelosotan di bukit, berkejar-kejaran dengan para bebek dan burung, yang paling seru apalagi kalau bukan 'splish...splash...splosh...' sambil pelukan sampai jatuh-jatuh semua.

Bahkan sampai Nara sempet tidak mau diajak pulang padahal sudah tidak kelihatan lagi hidung atau mulutnya karena semua mukanya penuh lumpur. Mereka (Aruna) pada nawar terus tambah waktu maennya. Hanya karena sudah siang dan mereka harus makan apalagi cuaca makin berkabut dan dingin (loh kok masih tetep nekat birdwatching? kata Aruna, "It will be more fun!" and she made it right!).

Wednesday, January 07, 2009

Dandan ala Sherina

Aruna lagi tergila-gila dengan lagu Andai Aku Tlah Dewasa-nya Sherina kecil. Bahkan dia mulai meng-copy gaya menyanyinya Sherina, pake melek merem penuh perasaan kalau menyanyikannya. Nah yang lebih parah, sampai minta dandan kayak Sherina di video klip itu, pake eyeshadow biru pluuus lipstick!

Beberapa kali minta kayak gitu, mulai gatel juga nih kuping ibunya. Akhirnya ibu bolehin juga Aruna dengan syarat hanya sekali itu saja, karena Aruna maunya memakai make-upnya ibu. Yah, soalnya ibunya aja jarang-jarang makainya, lagian masih mulus tuh produk, jadinya sayang aja kalau buat mainan, hiks! Apalagi Aruna ngga mau didandani, maunya memakai sendiri, karena berasa udah gede, jadi merasa bisa!
Ya udah ibu cuma liatin aja sambil ngawasi make-upnya hehehehe... (berasa takut cowel-cowel!)
Pertama Aruna sempet bingung karena dia berkaca di kaca kecil make-upnya. Kadang melek satu mata, tapi kalau udah mulai memberi shadownya, matanya jadi merem dua-duanya. Mau dibantuin gak boleh, tapi dia bingung kenapa matanya ngga keliatan kalau mau digambar. Ibunya mau ketawa tapi diampet, liat Aruna serius dandannya. Sempet Aruna protes sendiri, ngomel-ngomel sendiri, kok gambarnya sampai keluar matanya, tapi tetep aja dilanjut, pantang menyerah!
Giliran pakai lipstick, nah ini, bingung bener dia milih warnanya. Semuanya bagus, katanya. Tapi akhirnya warna pink yang jadi pilihannya.

Hasilnya:Habis itu dipuasi-puasin memandang wajahnya di kaca besar. Untungnya gak lama kemudian waktunya mandi, jadi langsung bisa bersihin mukanya. Tapi setelah itu, kayak orang menang perang dia, sueeeneeeng bisa dandan ala Sherina!

Monday, January 05, 2009

Main Salju

Sekarang Aruna sudah bisa maen salju beneran sama adiknya. Sudah bisa kejar-kejaran, lempar-lemparan bola salju (walaupun bikinnya kecil-kecil, kayak onde-onde, katanya), pokoknya maennya mulai seru deh mereka berdua! (Ibunya kemana tuh? lagi mengguk, batuk-batuk kedinginan, nonton anaknya pada pecicilan :()

Saturday, October 25, 2008

Secret Garden


Secret Garden adalah tema Dancing Adventure di Whitworth Art Gallery minggu ini. Pengajarnya adalah guru Aruna untuk sessi olah tubuh di kelasnya Home-Ed juga. Jadi kami udah kenal juga. Senangnya Aruna diajak berimajinasi menjadi ulat, kupu-kupu di "secret garden"-nya Whitworth.

Sepulang dari gallery, Aruna pergi maen ke rumah teman lamanya Pricilla. Kami tilik mereka setelah untuk beberapa waktu mereka pulang ke India. Senangnya Aruna bermain dengan baby Senia. Disana bersama Ruth-Didi, Isarah-Stefanie yang juga janjian datang, kami membuat acara kecil bersama dari makan siang bareng, baca buku bersama, membuat instrumen shaker, bernyanyi bersama dan berjoget bersama. Senangnya bertemu dengan teman-teman lama.

Tuesday, October 21, 2008

I definitely really really ever love autumn

There is nothing more joyful than playing in the field of gold eh... leaves




Wednesday, October 15, 2008

Music Adventure

"Bu, permisi ya, anak saya malah kagak ke foto nih!"

Whitworth Art Gallery mulai menggelar sessi Music Adventure setiap bulannya. Tema kali ini apalagi kalau bukan tentang Autumn. Guru yang mengajar sessi ini adalah guru musik profesional yang pandai memainkan berbagai alat musik. Jadi senang juga Aruna bisa eksplorasi untuk mendengar berbagai alat musik. Kali ini alat musik yang dimainkan adalah cello. Aruna juga belajar lagu baru yang lembut sekali tentang autumn. Mereka belajar menirukan gerakan seperti daun jatuh, angin yang berhmbus kencang, burung yang bermigrasi, atau hedgehog yang hibernate (tiduran).

Friday, October 10, 2008

Pirate's Day

Minggu ini di perpustakaan sedang diadakan puncak acara National Book Month. Tema untuk anak-anak bawah 5 tahun adalah tentang "Pirate". Mereka berpakaian bajak laut dan buku-buku yang dibacakan tentang bajak laut dan lagu-lagunya banyak digubah dan tentang bajak laut. Aruna senang juga karena kali ini dia mendapatkan sertifikat dari library untuk pertama kalinya. Hehehe, kasihan deh kamu nduk, kemana aja siy ibumu ini! Bolak-balik ke library, ngga pernah ngurusin kartumu...hehehe.

Oiya mau liat gaya bajak laut dari kampung Withington???

"Arrrrgh, ay mate!

Jalan-jalan Iseng

Kalau Aruna niat ikutan belanja dengan berjalan kaki, ada saja yang dilakukannya biar perjalanan tidak terasa lama dan membosankan. Maklum jalan kakinya lumayan lama sekitar 1 jam pulang- pergi.

jadi superwoman

jadi maria von trapp

jadi red riding hood

Tuesday, September 23, 2008

Catch The Falling Leaves

Kalau musim gugur begini, akan banyak acara jalan-jalan ke taman, hutan kecil untuk Aruna dan Nara. Apalagi kalau cuaca cerah walaupun dingin dan agak berangin sedikit, wah mereka akan berlarian kesana-kesini, gulung2 diatas daun sambil berimajinasi tentang apa saja. Dan permainan yang paling mereka suka adalah menangkap daun yang jatuh dari pohon.

Thursday, September 11, 2008

Maen playdough bareng Nara


Lama gak maen playdough, Aruna dan Nara kini mulai akur bermain playdough bersama. Dulu, kalo gak diacak-acak Nara, playdoughnya suka dimakan Nara! Jadinya bukannya maen bareng, mereka malah berkelahi. Nara mengira Aruna gak bolehin dia maen, padahal Aruna cuma takut playdoughnya dimakan Nara lagi. Walaupun playdoughnya relatif lebih aman karena ibu bikin sendiri, tapi khan ya tetep tidak buat dimakan.

Tapi sekarang....udah rukun kok eyang! (hehehe, laporan ke eyangnya juga, yang khawatir cucunya kelahi melulu). Buat ibu, ini udah satu ukuran keberhasilan yang sangat baik, dimana Aruna sudah bisa lebih sabar menghadapi adiknya, walaupun gaya ngajari tetep ada. Nara juga sekarang belajar mendengarkan Aruna, tidak semaunya kayak dulu.

Mereka biasanya bikin makanan kayak pasta buat main masak-masakan, puding, sosis, dan berbagai bentuk castle...loh kok melenceng sampai bikin castle? Iya, Aruna buat itu, buat nyindir ibunya tuh yang ngga jadi bawa ke pantai pas summer lalu...iya deh yang pinter tetep kamu kok na, ngga bisa bikin castle di pantai, dari playdough pun bisa!

Friday, August 15, 2008

Face painting


Kami senang sekali bermain 'face painting'. Biasanya sih, Aruna dan Nara digambari sama ibu. Mereka bisa maen kayak harimau, kupu-kupu atau anjing, atau tergantung ibu, gambarnya jadinya apa:) Nah kali ini, maunya Aruna yang menggambari Nara dan ibu. Ya, udah kami berdua jadinya pasrah saja:(

Wednesday, August 13, 2008

Jualan Bawang

"Nara, jangan buang-buang, bawangnya, you listen to me, OK!"
(gaya bossy-nya keluar)

"Ups, kebanyakan, uangnya ibu nanti ndak cukup, sedikit aja ya!"

Memanfaatkan timbangan yang sudah tidak akurat dan pecah wadahnya, daripada dibuang, bisa dipakai buat Aruna bermain pasar-pasaran. Segala bawang merah, bawang putih, buah-buahan yang ada di meja, sampai sayuran kayak jagung, wortel, diminta buat isi tokonya. Belum ditambahi bunga-bunga di taman yang dipetiki.

Penjaga tokonya si Nara, Aruna yang menimbang dan terima uang.

Aruna mulai mengenal penggunaan uang. Dia mulai fasih menyebutkan berapa pound dan penny yang harus ibu bayar. Ibu juga kadang berakting, kalau yang ini mahal, yang itu murah. Aruna juga memberi respon yang kadang bikin ibu juga terkaget-kaget, karena niy anak berarti juga nyimak kalau ibunya ngomong sendiri di pasar. Iya, biasalah ibu, suka bingung milih barang kalau sedang bandingin harga, soalnya harganya selalu naik terus :)

Saturday, July 05, 2008

Ulang tahun Amrika

Sibuk menyiapkan kue ulang tahun

Nyanyi Happy Bday untuk Amrika

Beraksi!

Aruna heboh mau merayakan ulang tahun ke 5 si Amrika, boneka kesayangannya. Sibuk bener dia bikin persiapan. Katanya begini, " Amrika mau cake yang round shape with 5 candles and I will help blowing the candles!" Ini gara-gara keseringan nonton Charlie and Lola di Cbebies yang judulnya It's My Party, Not Your Party. Ibu sih berasa aja mungkin sebenarnya dia kepengen tiup lilin, karena bentar lagi Nara ulang tahun dan kita sudah bicarakan mau bikin acaranya sederhana saja. Nah acara tiup lilinnya khan sekarang bukan bagiannya, jadi Aruna mungkin berasa gak mau ketinggalan sama adiknya yang bakal tiup lilin juga. Ya wislah selain mendorong proses imajinasinya, ibu juga pikir Aruna memang lagi kepengen acara ulang tahun ini.

Yang diundang adalah temannya Inta, dan bonekanya si Amy.

Jadilah acara ulang tahun Amrika ini berjalan seru dengan kehebohan Inta dan Aruna bermain bersama. Sedangkan ibu-ibunya? Ikutan party juga dong!!! :)

Wednesday, May 21, 2008

Bikin Cafe dan Food Shop

baru maen 20 menit, nara sudah bangun tidur,
nah alamat tinggal kenangan deh!
Waktu Nara tidur, Aruna minta maen bikin cafe dan jadi shopkeeper. Jarang-jarang dia mau main beginian, karena akhir2 ini, kalau ada Nara, wah semakin menjadi-jadi perseteruan sedarah, hehehe, aksi lempar-lemparan barang bisa terjadi. iya, soalnya Nara juga sudah semakin sering mengacak-acak mainannya Aruna. Makanya kalau Aruna mau maen yang pernik-pernik kecil begini, nunggu Nara bobok dulu. "Psssttt, jangan ribut maennya", gitu pesennya!

Tuesday, May 13, 2008

Yang mendamaikan


Aruna dan Nara mulai sering berkelahi. Dari rebutan mainan, minta perhatian ibu, soal makanan atau apa saja yang dipegang oleh salah satu, baik Aruna atau Nara, mesti jadi bahan berantem. Tapi ada satu yang membuat dua-duanya akur. Yaitu main rumah-rumahan! Tapi tanpa isi macem-macem rumahnya. Kalau udah ada isinya aja, entah mainan masak-masakan, atau mobil-mobilan, bisa jadi buat acara berantem lagi. Terus Aruna akan berandai-andai kalau mereka sedang kehujanan, atau sedang tunggu ayah pulang kerja, atau cuma main kejar-kejaran dibawahnya dengan Nara.

Biasanya rumah-rumahannya dibuat dari kain seprai yang di gelar, terus diikat di kursi (kalau indoor) atau tanaman apa saja yang bisa disangkutin (outdoor). Tapi berhubung sudah terlalu sering main beginian, lama-lama kalau buat yang di luar rumah, ibu pasangin tenda aja sekalian, biar gak sibuk bongkar pasang lagi!

Monday, April 21, 2008

Pertunjukan Tari Ballet untuk bude Binny


Waktu bude Binny menginap di rumah, Aruna tak lupa memberi kenang-kenangan berupa pertunjukan menari. Iya, maksudnya Aruna kasih lihat ke bude Binny kalau dia udah bisa jinjit dan muter kayak butterfly atau swan lake. Iya deh, hitung-hitung melatih keberanian dan percaya diri (halah, kalau ini sih memang rada kepedean si Aruna, berani malu yang jelas! hehehe...).

Friday, April 11, 2008

Sensory Room


Aruna senang bermain di 'sensory room' di Old Moat Children Centre. Ruangan ini memang diperuntukkan untuk relaksasi. Sambil mendengarkan musik tenang, menikmati berbagai benda yang merangsang panca indera, seperti ada tabung gelembung air yang berganti-ganti warna, karpet yang ada lampunya, langit-langit yang bagaikan bertabur bintang, lampu disco, tempat tidur air, 'treasure basket' yang berisi berbagai mainan halus maupun kasar, dan masih ada berbagai stimulan lainnya. 'Sensory room' ini kami datangi setiap kali kami selesai menimbang Nara, dan biasanya hanya kami bertiga saja yang menikmati. Lumayan ibu bisa relaksasi barang 10-15 menit, Aruna bisa tiduran sambil memandang bintang di langit dan Nara bisa bermain lampu tali yang berganti-ganti warna atau menonton dirinya di depan kaca. Semuanya bisa tenang dan senangnya ibu, karena anak-anak memang self-content, jadi kesempatan untuk memberi waktu pada diri sendiri:)

Sunday, January 20, 2008

Panjat jendela

Ngga bisa panjat tebing, Aruna kini senang mencoba memanjat teralis jendela. Pernah mencoba sampai atas. Yah latihan yang bener ya nduk, nanti besar bisa bantu ibu panjatin rambutan di rumah ya.
"come on Nara, you can do it!"