Showing posts with label multicultural learning. Show all posts
Showing posts with label multicultural learning. Show all posts

Sunday, February 01, 2009

Chinese New Year 9 : Making Traditional Tea

Aruna sedang melihat proses pembuatan teh secara tradisional.

Chinese New Year 8 : Joining The Parade

Sessi foto gratis di Manchester Art Gallery

Dibeliin ayah caterpillar hijau

Bermain di bawah kaki 'Chinese Dragon'

Chinese New Year 6 : The Traditional Dancing



Aruna juga menyaksikan pertunjukan tari tradisional dan melihat pakaian daerah Cina.

Chinese New Year 5 : The Traditional Music



Saat Aruna makan malam di tempatnya om Jimmy, Aruna mendengarkan musik khas Cina yang dimainkan oleh teman om Jimmy dengan pianonya.. Senang sekali Aruna mendengarkannya.

Nah, saat berkesempatan hadir di acara Chinese New Year for Family, Aruna mendengarkan permainan musik dari alat musik tradisional Cina, semacam sitar/mini harpa.

Tuesday, January 27, 2009

Chinese New Year 4 - January Dance Adventure


Ini tema dance adventure kali ini. Aruna dan teman-teman mengenal budaya Cina lewat gerak dan lagu. Mereka menirukan berbagai binatang yang ada di Tahun Cina, perayaan Barongsai, dan pesta kembang api. Setelah berlari kesana-kemari, akhirnya kami semua capek dan lapar. Untung sudah disiapin bekal:)

Sunday, January 25, 2009

Chinese New Year 3 - It's all about food


Masih dalam rangka mengenalkan budaya Cina, ibu membuat bakpao, makanan yang berasal dari Cina. Sedangkan untuk perayaan malam tahun baru Cina, kami diundang ke rumah om Jimmy untuk bersantap malam bersama. Ibu membuatkan spring roll untuk makanan pembuka.
Aruna memperhatikan ibu dan tante Abi membuat dumpling

Om Jimmy menyiapkan hot pot dengan berbagai jenis daging dan sayuran yang dimasak diatas meja makan. Aruna sangat menikmati makan malam bersama itu.

Thursday, January 22, 2009

Chinese New Year 2 - crafting with ibu

Menyambut Chinese New Year tahun ini, ibu dan Aruna membuat beberapa kerajinan tangan seperti amplop Ang Pao, lentera, kipas boneka kayu Mei Lan dan Kim Ju. Aruna juga mencoba membuat tulisan Cina dan menggambarnya di kipasnya. Waktu belajar menulis huruf Cina, dia agak bingung, dan berkomentar gini, "menulis huruf Cina itu susah loh, kita harus pintar dulu berbahasa Cina, baru bisa menulisnya, sebab kita ngga tau ini bacanya apa, gimana kita tau ini sudah benar atau belum? "
Nah lo bener kagak itu ya kata Aruna????

Monday, January 12, 2009

Chinese New Year 1-The Pesky Dragon

Aruna mengikuti 'Toddlertastic' di Whitworth Art Gallery. Ibu Alex memperkenalkan mengenai budaya Cina kali ini, untuk menyambut Tahun Baru Cina yang sebentar lagi akan dirayakan. Beliau membawa beberapa barang tradisional Cina seperti baju tradisional, sepatu, perhiasan dan alat musik tradisional. Kami diperbolehkan untuk memegang, merasakan tekstur kain dan mengamati berbagai motif yang ada di kain-kain tersebut.

Setelah itu, ibu Alex membacakan cerita mengenai naga "The Pesky Dragon". Cerita ini memang tidak berhubungan dengan cerita naga Cina, melainkan tentang sebuah seorang anak kecil yang menyelamatkan seekor naga yang terperangkap didalam sumur di sebuah peternakan.

Setelah itu anak-anak membuat naga dari alat dan bahan yang disediakan.

Aruna membuat sendiri kepala naga dari template yang disediakan
Sibuk menggunting, menempel
hasilnya..........
Taaaarrraaaa!!!!

Monday, December 08, 2008

Patung 'Nativity'

Waktu kami jalan-jalan ke Arndale Centre, Aruna dan Nara melihat begitu banyak hiasan Natal yang menarik. Tapi yang benar-benar menarik perhatian Aruna adalah patung-patung mengenai kelahiran Yesus. Patung-patung itu terlihat sangat indah, seperti nyata karena settingnya memang bagus sekali.
Sampai di rumah Aruna pun banyak bertanya soal patung tersebut. Akhirnya ibu bacakan kisah kelahiran Yesus dari Kitab Suci anak. Aruna juga mulai menghapal tokoh-tokoh yang ada di kisah itu.

Keinginan punya patung itu pun juga disampaikan Aruna ke ibu. Namun kami tak punya budget uang untuk membelinya. Akhirnya pada kesempatan International Christmas Carol di Saint Peter, ibu mendapatkan bahan-bahan patung nativity yang berupa print out kertas dari acara Christingle, sebuah acara untuk anak sebelum Christmas Carol. Kami waktu itu memutuskan tidak datang karena takut anak-anak kecapaian pada waktu malamnya saat ayah-ibu manggung bersama IFMAN.

Hasilnya

Friday, October 31, 2008

Hallowen

yeaaah, it's hallowen guys.... ready or not we are coming!!!!
and our guest today, Karina!!!

making scary music

hand-in-hand making "spooky muffin"
(banana muffin with almond and poppy seed)
warm up our body before scaring people away, roooar!
(loh kok kayak macan, nduk!)

carving and making hallowen pumpkin

making spring roll for tea,
can't let hungry witches going around

dressing up time!
hihihiyiiiihiiihi.....
oh my Karina, you scare Aruna now:))
(eh iya loh, Aruna sempet nangis liat Karina)

Monday, October 27, 2008

Scarry Picture

Acara Arty Picnic kali ini diwarnai dengan tema Hallowen. Iya khan sebentar lagi mau hallowen tanggal 31 nanti. Bahan-bahan yang disediakan adalah kertas kue, berbagai kain warna gelap, kertas koran, aluminium foil, benang wol aneka warna, kertas perak, double tape, glitter bentuk laba-laba, crayon, dan masih banyak lagi.

Sebelumnya mereka melihat beberapa gambar 'spooky' di gallery. Setelah kembali ke ruangan, mereka bebas berekspresi membuat gambar atau apapun yang merepresentasikan Hallowen. Aruna membuat jaring laba-laba dari paper dolly, menggambar alien yang kemudian diberi rambut pakai wool dan roket (walaupun ngga nyambung dengan tema, tapi alien memang membuatnya takut:)), dan gambar bulan dan matahari (kalau ini, ibu juga ngga jelas maksudnya apa, katanya kalau naik pesawat, bisa nabrak bulan dan matahari, nanti kita bisa takut juga sama mereka:)).

Saturday, October 04, 2008

Lebaran tiba!

Sudah dandan rapi, siap menunggu ibunya di ruang tamu. Iya hari ini Aruna mau pergi ke tempat pakde Iwan, bersama mas Ihsan dan pakde Agung yang mampir ke rumah untuk bersama-sama pergi. Sayangnya selama disana, pertamanya Aruna menangis karena capek lan ngantuk plus lapar dan juga karena dia pikir ayahnya juga ikut pergi bersama, padahal ayahnya pergi kerja, jadi tidak seperti yang dibayangin semula.

Biasanya kalau mau pergi, memang Ibu kasih makan dulu anak-anak, takut rewel dijalan, dsb. Tapi, kok ya tadi pas Aruna disuruh makan ndak mau kok ya Ibu lupa bawain kuenya buat ganjel2 sedikit, bawanya cuma stick keju. Jadinya ya gitu, nangis melulu. Tapi habis didiemkan, dikasih makan, udah deh bisa ketawa-ketawa lagi. Oaaalah nduk, cuma mau minta makan saja sampai segitunya. Untung tamunya pakde baru sedikit pas Aruna nangis.

Nah, kalau yang ini adalah gambar waktu open house di tempatnya bude Lusi. Kalau ini, seru abis! Soalnya mbak Rana bagi-bagi hadiah juga. Yang jelas, Aruna juga senang karena bisa kumpul bermain dengan teman-teman muslim Indonesia lainnya.

Saturday, September 27, 2008

Lebaran sebentar lagi...

Menjelang lebaran, ada beberapa kegiatan yang menjadi perhatian Aruna. Yang pertama tentunya kami meminjam beberapa buku dari Library tentang apa itu perayaan Eid Mubarak. Ada beberapa pengetahuan baru dari buku yang menambah perbendaharaan kata untuk Aruna. Kami juga mengingat kembali lebaran yang kami alami tahun lalu waktu kami masih di tempat eyang muti, bahkan Aruna masih ingat permen loli pertamanya dan juga menerima uang dari eyang dan bude-bude.

Lebaran kali ini, kami juga sibuk. Selain ibu membuat kue-kue lebaran, ibu juga membantu membuat opor ayam untuk open house di tempat pakde Iwan. Aruna pun banyak membantu ibu di dapur. Misalnya waktu membuat kue-kue, Aruna senang sekali membantu membuat nastar. Dia senang menancapkan cengkeh ke kue-kue tersebut.

membuat nastar

Selain itu, Aruna juga membuat kartu lebaran buatan sendiri. Kartu ini rencananya diberikan ke 'ibu guru'nya di playgroup dan juga mas Ihsan.

membuat kartu lebaran

beberapa hasil kartunya

Friday, August 15, 2008

Olympic Beijing, China

Mumpung ada kesempatan olimpiade di Beijing, Aruna ibu ajak belajar tentang negara Cina.

Kebetulan di museum juga ada sessi tentang Cina. Ya udah langsung aja ikutan di "magic carpet"nya museum. Pertama, Aruna diperkenalkan tentang apa itu Olimpiade, apa itu bertanding, dan bahkan ada cerita singkat tentang racing antara hare dan turqoise. Kemudian ada cerita tentang persahabatan Sang Tripitaka, Babi dan Monyet. Setelah itu mereka dikenalkan juga dengan berbagai kesenian tradisional China. Di sessi art and craftnya, Aruna membuat naga yang dilipat dan bisa dimainkan dengan tongkatnya seperti wayang. Ini mengingatkan kembali gambar naga yang dulu dilihatnya waktu perayaan Gong Xi Fa Cai di Pontianak.

Di kesempatan lain, ibu juga membawa Aruna ke Costum Gallery, buat mencoba baju Cina. Dia juga merasakan bagaimana susahnya berjalan memakai sandal kayu (tetapi gak mau kaos kakinya dilepas, makanya susah!)

Kebetulan di TV juga sedang banyak acara mengenai Cina, misalnya acara di UKTV Food, Aruna senang menemani ibu menonton Kylie Kwong, My China. Atau di BBC yang juga memutar film dokumenter Wild China. Dia juga belajar tentang letak Cina di buku ATLAS dari majalah Times.

Thursday, August 14, 2008

Indian Music

Iseng jalan-jalan ke city center, ibu, Nara dan Aruna malah 'tertambat' dengan musik jalanan-nya orang Indian. Musik mereka enak sekali didenger, sejuk dan menenangkan dan pengennya ibu beli buat denger-denger di rumah, biar anak-anak tambah 'kaya pendengarannya'. Cuma, hihiihi gara-gara asyik mendengarkan, pas mau hujan baru sadar semuanya, ya baru ambil fotonya, baru mau ambil uang ke cash machine, akhirnya telat deh, mas-masnya pada mulai mengangkuti barang-barang mereka. Halah!!!

Sunday, June 01, 2008

Japan's Day

Belajar tentang budaya Jepang, tampaknya baru 2 hal ini yang menarik perhatian Aruna yaitu kimono dan sushi. Aruna membuat pembatas buku berbentuk wanita Jepang yang memakai kimono. Aruna juga belajar melihat berbagai pakaian kimono melalui internet.


Tentang belajar membuat sushi, wah kalau yang satu ini kelihatan betul semangat membuatnya. Soalnya Aruna juga senang makan nori seaweednya! Kami membuat sushi jenis maki, selain jenis nigiri yang lebih mudah.
Kalau membuatnya saja sudah senang, apalagi makannya...whuut..whuut...whuut.....bablas sushi-ne!