Showing posts with label number learning. Show all posts
Showing posts with label number learning. Show all posts

Wednesday, January 07, 2009

Berhitung Ikan

Aruna belajar penjumlahan dari permainan memancing ikan. Di badan ikan-ikan tersebut, terdapat angka-angka. Setiap memancing ikan, angka yang ada, ditulis dan dihitung. Aruna belajar menghitungnya dengan menggunakan papan hitung abacus. Sedikit demi sedikit, Aruna kini mengerti konsep penjumlahan. Dan ketika dia tahu, angkanya lebih kecil dari punya ibu, dia minta mengulang permainannya dari awal :)

Sunday, September 14, 2008

Belajar dari majalah

Majalah anak-anak kini sangat menarik perhatian Aruna ketika kami belanja ke supermarket. Biasanya dia melihat hadiah-hadiah yang disertakan di dalam majalah tersebut. Kalau ada yang cocok, mulailah aksi memelasnya atau berdiri lama disana untuk menandakan dia ingin dibelikan. Kadang ibu belikan, kadang juga tidak. Kalau tidak, alasannya bisa karena ibu tidak punya uang lebih atau karena dia harus memilih, dan pilihan itu adalah dengan makanan, karena itu pilihan yang cukup berat dan karenanya Aruna pasti memilih makanan, hehehe. Tapi dia belajar membuat keputusan dengan pertimbangan yang masuk akal di pikirannya. Selain itu karena majalah yang dia biasa beli adalah Cebebies atau Charlie and Lola yang keluarnya sebulan sekali.

Ada beberapa aktivitas lain yang diberikan di majalah itu selain membaca dan berhitung tentu, misalnya menggambar, menggunting, menempelkan stiker, memecahkan quiz, dll. Dan Aruna akan senang mengerjakannya. Satu majalah kadang dalam waktu 1-2 jam sudah selesai dikerjakannya :)

Wednesday, August 13, 2008

Jualan Bawang

"Nara, jangan buang-buang, bawangnya, you listen to me, OK!"
(gaya bossy-nya keluar)

"Ups, kebanyakan, uangnya ibu nanti ndak cukup, sedikit aja ya!"

Memanfaatkan timbangan yang sudah tidak akurat dan pecah wadahnya, daripada dibuang, bisa dipakai buat Aruna bermain pasar-pasaran. Segala bawang merah, bawang putih, buah-buahan yang ada di meja, sampai sayuran kayak jagung, wortel, diminta buat isi tokonya. Belum ditambahi bunga-bunga di taman yang dipetiki.

Penjaga tokonya si Nara, Aruna yang menimbang dan terima uang.

Aruna mulai mengenal penggunaan uang. Dia mulai fasih menyebutkan berapa pound dan penny yang harus ibu bayar. Ibu juga kadang berakting, kalau yang ini mahal, yang itu murah. Aruna juga memberi respon yang kadang bikin ibu juga terkaget-kaget, karena niy anak berarti juga nyimak kalau ibunya ngomong sendiri di pasar. Iya, biasalah ibu, suka bingung milih barang kalau sedang bandingin harga, soalnya harganya selalu naik terus :)

Sunday, June 03, 2007

menghitung dengan mempelajari pola hitungan

aruna sekarang sudah bisa mengenal/membaca angka 1-100. dia sudah melihat pola dalam penyebutannya, menghitung mundur, dan menyebut bilangan-bilangan genap/ganjil.
kalau agak lupa, terkadang dia akan berhenti sejenak dan meminta ibu menyebut sedikit angka didepannya setelah itu dia yang meneruskan. misalnya ada angka 45, kalau dia agak lupa, ibu akan bilang angka depannya "four..." dan aruna akan dengan cepat menyebut," forty five!"

dengan pola bilangan ganjil atau genap, juga sudah bisa disebutkan. awalnya gara-gara sering menyebutkan nomer rumah tetangga yang sejajar (genap) dan depan rumah (ganjil). lama-lama karena udah bisa hitungan sampai seratus, aruna langsung aja ngitung sendiri bilangan genapnya apa saja begitu juga bilangan ganjilnya.

Friday, May 25, 2007

stooop! ada pine cone...



waktu kita berangkat mau maen ke taman, si aruna tiba-tiba teriak stop dan minta ibu berhenti. ternyata dia liat pohon dengan banyak pine cone yang tergantung di atasnya. ternyata dia masih ingat juga dengan buah ini. terakhir liat ya pas autumn lalu. tapi sering juga dilihat di buku first nature-nya. pengennya aruna, ibu petikin untuk dia dari pohon, cuma ibu ngga boleh. jadinya kita mungutin yang ada dibawahnya saja. hasilnya lumayan banyak, dan bisa jadi alat permainan buat aruna belajar menghitung :)

Friday, May 18, 2007

nineteen...tenteen!

aruna sekarang mulai belajar membaca dan berhitung sampai belasan dalam bahasa inggris. awalnya gara-gara aruna belajar membaca jam, dia jadi belajar sampai angka 12. nah kalau angka sebelas dan dua belas ini, aruna kalau membaca suka pelan dan lirih, soalnya suka kebelit-belit lidahnya :)
kalau udah tiga belas ke atas, baru lancar deh. cuma angka 20 terkadang bukannya dibaca twenty, tapi suka kebablasan jadi tenteen...:)

sayangnya flash card number, slide and learnnya yang udah butut itu, hanya sampai angka lima belas doang! jadinya aruna suka cari-cari 'lanjutannya':).

Thursday, May 17, 2007

belajar menggunakan ukuran 'cup'

biasanya aruna membantu ibu menimbang bahan untuk membuat kue dengan timbangan biasa. aruna sih belum bisa baca beneran, cuma aruna yang biasa menuangkan tepung dan sebangsanya ke tempat ukurnya, terus ibu yang bilang kapan aruna harus stop atau ditambahkan lagi.

nah kalau sekarang aruna belajar pake ukuran 'cup'. nah kalau dengan ini, aruna lebih bebas masukin tepung, pokoknya ukurannya sampai penuh gelasnya. hehehe, akibatnya jadi lebih leluasa aruna 'bermain'nya :)


oiya, waktu kita bikin banana chocolate cake (lagi), dan karena begitu menikmatinya, ngga sadar kita berdua (ibunya ngaku deh kalau yang kebanyakan) sudah menghabiskan setengah kue! dan waktu itu malah aruna yang mengingatkan, dia bilang," oh no mommy, sudah habis SETENGAHnya!"
wah, aruna sedikit-sedikit berarti udah mengenal konsep pembagian juga ya, ternyata :)


Sunday, May 13, 2007

minibeasts 4 : menghitung kepik di belakang rumah

aruna punya kebiasaan baru kalau ibu pas jemur pakaian di belakang rumah. setelah selesai bantuin ibu jemur pakaian (biasanya aruna yang kasih jepit jemurannya doang sih), dia akan langsung mengecek jumlah kepik yang ada di pohon mawar dan semak pohon berbagai berry di belakang rumah. iya, terakhir dulu recordnya dia pernah menghitung sampai 16 kepik! dan waktu ibu cek emang beneran loh ada enam belas!
aruna malah yang bantu ibu cari tempatnya para kepik itu berada, soalnya barang kecil begitu, mata ibu malah udah ngga 'awas' lagi, apalagi banyak yang dibalik daun-daun. jadinya kalau ibunya masih nanya,"where are the others, aruna?"
aruna udah sebel aja bilang,"look here, mommy, and there and... here, and... there and some more there, there, there!" sambil telunjuknya tunjuk2 sana-sini, dimana para kepik itu bersembunyi :)


aruna sekarang emang lebih 'awas' kalau liat barang/binatang kecil2 sebangsa kepik, lebah, pokoknya jenis2 serangga. asal dia liat, langsung aja dia nyeletuk, padahal kalau ibu liat sekilas, kayak ngga ada. cuma kalau udah dibantu pake melotot, baru deh keliatan!

dan ini dia buku yang membantu aruna berimajinasi tentang para kepik itu:


yang pertama buku berjudul "the very lazy ladybird" karangannya isobel finn dan jack tickle. buku ini bercerita tentang si kepik yang males belajar terbang dan sukanya tidur melulu. kemudian dia ingin sekali menikmati tidur di tempat lain. lalu dia berpindah dari satu binatang ke binatang lainnya sampai akhirnya tidak ada satu tempat pun yang dia rasakan nyaman untuk tidur diatasnya. akhirnya si kepik ini sampai tidur di belalai gajah dan ketika si gajah bersin, si kepik akhirnya harus belajar untuk terbang.
melalui buku ini, aruna juga belajar mengenai berbagai binatang lain dan kebiasaan2nya.
buku kedua tentang kepik adalah 'lily ladybird', si kepik yang sangat pemalu namun teman-teman lainnya membantunya untuk 'stop being shy'



nah kalau ini, kepik bikinan aruna dan ibu yang terbuat dari paper clay yang kita cat pakai cat air biasa. paper clay-nya sih kita beli karena pas dapet murah sekali, yah sambil mencoba bermain dengan jenis clay yang lain selain modelling clay dan salt dough yang biasa ibu bikin sendiri.

Monday, April 23, 2007

minibeasts 2 : mengenal macam-macam minibeasts


ini adalah bentuk minibeasts yang sempet ibu kasih lihat ke aruna waktu maen di toy library. sayangnya kita belum bisa pinjem karena belum dinomori alias masih buat pajangan. wah pertamanya aruna sempet teriak-teriak sambil gidik2 karena dilihat semut yang gede banget.
aruna ini memang rada takut sama semut (duh nak, kalau di indo, gimana liat semut segitu banyak?), kalau sama cacing aja, maen pegang!


bacaan aruna juga nambah satu. judul bukunya creepy crawly calypso karya tony langham ini ada CDnya juga, cuma jarang kita dengerkan. ceritanya ada kelompok band yang terdiri dari kumpulan creepy crawlies. selain bisa belajar tentang nama-nama binatangnya, aruna juga sekalian belajar menghitung dan belajar nama alat-alat musik.
seru deh!

Wednesday, March 21, 2007

menghitung keramik

ibu masih punya sisa keramik kecil2 untuk hiasan kamar mandi dan aruna senang sekali memainkan dan menyusunnya sampai panjang. katanya bikin, "susah payah cuu..cuuuu!!!" (maksute bikin kereta api yang bunyinya,"susah payah..susah payah..cari duuuiiiit!!!" seperti yang diajarkan bapak tuanya :)

nah ibu manfaatkan aja sekalian belajar menghitung. lumayan bisa belajar dengan memanfaatkan bahan yang murah meriah...:)

Friday, March 16, 2007

catch a fish or two...


kita bikin mainan pancing2an. ini sekedar "menindaklanjuti" (walah bahasa'ne) trip kita yang lalu. aruna juga sudah hapal lagu 1,2,3,4 once i caught a fish alive, dst. jadinya, cocoklah acara kita bikin ikan2an dengan theme song-nya tsb.

alat dan bahannya a.l.:
1. kertas yang agak tebal/kertas busa yang dibentuk seperti ikan
2. lem
3. hiasan untuk sisik ikan, misalnya dari kertas kado kilat yang dipotong
kecil/ glitter berbentuk sprinkle
4. tusuk sate yang agak besar yang sudah ditumpulkan ujungnya atau bisa diganti
dengan pensil atau kalo aruna, memanfaatkan sumpit hasil ngembat dari rumah makan
:)
5. tali
6. magnet kecil (bisa juga didapat dari memanfaatkan fridge magnet yang rusak)
7. paper clip dari logam, kalau aruna pake jepit rambut ibunya :).

caranya gini nih:
pertama, kertas yang sudah dibentuk ikan, diberi hiasan. kalau ibu, sisi satunya dibiarkan saja untuk diberi tulisan angka, biar sekalian belajar mengingat angka.
nah aruna paling seneng ngerjain bagian yang ini, nih. memberi lem pada ikan dan memberi tempelan berwarna dari shakernya.



kedua, lalu ujung tali yang satu, diikatkan dengan magnet dan ujung lainnya diikatkan di ujung pensil/batang tusukan sate/sumpit.
ketiga, salah satu bagian ikan diselipkan ke paper clip.
keempat, enjoy deh maen pancing2an...

cuma kalau aruna gemes ngga dapet2 (berhubung magnetnya kecil), kadang suka ditempelin sendiri magnetnya ke jepitnya :)

Thursday, October 12, 2006

bikin hedgehog, snail dan huruf

kami senang bermaen playdough. kali ini, bikin hedgehog dari dough. aruna excited sekali memberi duri pada badannya landak.untuk duri badannya, ibu pake spagetti yang dipatah2in. sambil nusukin ke badannya kita belajar menghitung.




selain itu kami juga bikin snail dan huruf bertulis nama aruna. aruna sudah semakin mahir rolling-rolling dan cetak2 bentuk sekarang. beda sama dulu yang malah ibunya yang maen. habisnya dulu aruna masih suka masukin mulut sih. biar bikin sendiri playdoughnya, cuma takut juga kalau sampe kemakan...:(


playdoughnya trus kita panggang. sambil nungguin kita ngapalin lagu "pat a cake".